Kurangi Konsumsi Telur Berlebihan

Jerawat disebabkan oleh banyak faktor seperti perubahan hormon dan kulit yang tidak bersih. Makanan tertentu juga dipercaya dapat memperburuk jerawat, salah satunya makan telur yang bisa memperburuk jerawat.

Penyebab utama jerawat adalah hormon yang memicu kelenjar minyak untuk memproduksi kelebihan zat berminyak yang disebut sebum. Ketika sebum, sel kulit mati dan bakteri menyumbat pori-pori sehingga terjadi peradangan dan berkembanglah jerawat.

Makanan tertentu juga bisa mempengaruhi jerawat. Meski tidak langsung menyebabkan jerawat, telur dapat membuat jerawat pada sebagian orang semakin memburuk, seperti dilansir Livestrong, Jumat (19/8/2011).

Diet makanan barat yang biasanya tinggi daging dan produk daging termasuk telur, biasanya mengandung karbohidrat halus dan makanan olahan yang dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.

Peradangan akan membuat laju produksi kelenjar minyak meningkat, sehingga membuat kulit berminyak, mengundang bakteri dan timbul jerawat.

Pada telur non-organik, unggas biasanya diberi suntik hormon. Hormon tersebut bisa mengganggu aktivitas hormonal dalam tubuh Anda. Unggas-unggas biasanya juga menerima antibiotik yang dapat menggangu bakteri baik dalam usus. Padahal, menurut sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Gut Pathogens pada Januari tahun 2011, bakteri usus bisa memainkan peran dalam perkembangan jerawat.

Jika telur dapat membuat jerawat Anda bertambah buruk, maka sebaiknya hindari makan telur 4 sampai 6 bulan untuk melihat perbedaannya. MenurutAmerican Osteopathic College of Dermatology, orang dapat mengalami perbaikan jerawat setelah menghindari makanan tertentu.

Perlu diingat, telur banyak terdapat pada makanan olahah seperti mayones, roti pasta dan kue-kue. Mengurangi makanan yang mengandung telur mungkin bisa membantu mengurangi jerawat di wajah Anda.